Kenali Dahulu Jenis Diskon Ramadhan Ini Agar Tidak Terjebak

Diskon atau potongan harga menjadi salah satu daya tarik dari suatu toko, baik toko online ataupun toko konvensional yang ada di.

Diskon atau potongan harga menjadi salah satu daya tarik dari suatu toko, baik toko online ataupun toko konvensional yang ada di sekitar Anda terutama di waktu tertentu misalnya saat bulan ramadhan dan menjelang lebaran. Dengan adanya diskon ramadhan tersebut membuat konsumen ingin melihat dan kemudian membeli barang tersebut. Masing-masing toko tersebut memiliki syarat dan ketentuan dan jenis diskon yang diberikan untuk konsumen. Berikut ini merupakan model atau jenis diskon yang biasanya Anda temui di toko baik konvensional atau online.

Pertama adalah diskon dengan menggunakan angka 9 di belakangnya. Saat Anda di toko, Anda pasti pernah menemukan diskon seperti harga turun menjadi 199.000 rupiah. Cara ini sebenarnya memanfaatkan trik psikologi karena umumnya, orang akan lebih tertarik pada sesuatu yang kurang atau nilainya tidak bulat. Sebab walaupun nantinya hanya kembali Rp 1.000, namun nilai tersebut (199.000) tentunya lebih murah dibandingkan dengan harga Rp 200.000.

Diskon Ramadhan 2018 Bukalapak

Kedua adalah buy 1 get 1 free. Potongan harga ini biasanya diberikan oleh perusahaan, toko ataupun gerai makan saat acara tertentu misalnya saat ramadhan dengan adanya diskon ramadhan terutama untuk produk makanan dan produk baju terutama saat menjelang lebaran. Pada dasarnya, konsumen sudah tertarik dengan kata free atau gratis karena lebih hemat dalam pengeluaran. Tujuan dari jenis diskon ini adalah untuk memotivasi konsumen agar mau belanja di tempat tersebut dan seolah mendapatkan keuntungan. Namun, perusahaan sudah memperhitungkan secara matang mengenai pemberian diskon tersebut termasuk untung dan ruginya sehingga walaupun memberikan diskon tersebut untuk jangka waktu tertentu, perusahaan tetap mendapatkan keuntungan.

Ketiga adalah potongan xx% + yy %. Anda akan menemukan diskon seperti itu misalnya diskon sebesar 50%+20% saat datang ke swalayan. Konsumen yang terjebak diskon ini berfikir akan mendapatkan diskon sebesar 70% (50+20%) namun, diskon tersebut artinya barang yang akan Anda beli tersebut akan dipotong sebesar 50% setelah itu baru dipotong lagi harganya sebesar 20%. Jadi, jika Anda menemukan diskon 50%+50%, artinya dipotong dulu harganya sebesar 50% baru dipotong lagi 50%.

Keempat adalah diskon di jam tertentu misalnya hanya jam 12 siang hingga jam 3 sore. Cara ini memiliki konsep seperti diskon pada umumnya hanya lebih kreatif. Jenis diskon atau potongan harga ini umumnya lebih banyak ditemukan di toko online dibandingkan dengan toko konvensional. Pada dasarnya, dengan diskon jenis ini konsumen lebih tertarik untuk melihat barangnya terlebih dahulu namun jika berminat maka konsumen akan langsung membelinya mengingat keterbatasan waktu yang diberikan dan takut jika barang yang hendak dibeli tersebut habis terjual atau harganya besok jadi lebih mahal. Sedangkan di toko online, biasanya sebelum ada diskon di jam tertentu, akan ada penanda misalnya counting down sebelum dilaksanakan diskon sehingga konsumen bisa mempersiapkan diri dan budget yang akan dipergunakan untuk berbelanja produk kala diskon tersebut. Barang yang dijual bisa saja barang cuci gudang atau produk baru dengan jumlah terbatas.

Model potongan harga kala ramadhan atau diskon ramadhan yang lainnya yang biasanya Anda temui di pasaran adalah menggunakan kartu member. Tidak sedikit tempat seperti swalayan yang menyediakan kartu member untuk memperingan harga atau menambah diskon. Namun sebelum Anda membuatnya, cari tahu terlebih dahulu berapa banyak diskon yang akan Anda terima atau keuntungan apa saja. Jika harganya sama saja, maka percuma Anda memiliki kartu member tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *