Menelisik Program Ekonomi Jokowi Ma’ruf Amin

Berbagai program telah disampaikan pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 01 Jokowi Ma’ruf amin (https://www.jokowi.link/kepada masyarakat Indonesia, namun yang paling ditunggu realisasinya adalah program yang bergerak disektor ekonomi.

Jokowi Ma'ruf Amin

Hal ekonomi menjadi krusial terkait pengaruh global terhadap ekonomi nasional. pasangan Jokowi-KH Ma’aruf Amin, menawarkan kepada pemilih untuk terwujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Lalu apasaja Program sektor ekonomi yang ditawarkan Jokowi Ma’ruf Amin kepada pemilih pada pilpres 2019. Dilancir dari laman CNBC Indonesia Berikut daftarnya :

  1. Menumbuhkan Kewirausahaan 
Bonus demografi dan hadirnya Revolusi Industri 4.0 harus dihadapi dengan menumbuhkan wirausahawan-wirausahawan baru terutama dari kalangan generasi muda/milenial, yang difasilitasi dengan:
  • Mempercepat tumbuhnya wirausahawan muda dengan penyediaan fasilitas pendidikan dan pelatihan kewirausahaan yang melibatkan komunitas pendidikan dan sektor ekonomi kreatif.
  • Mempercepat tumbuhnya Santripreneur melalui kemitraan pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan yang sejenis, dengan dunia kerja.
  • Mempercepat tumbuhnya wirausahawan sosial dengan pemberian insentif bagi kegiatan wirausaha sosial. 
Mendorong/memfasilitasi jenis-jenis usaha dan pekerjaan baru dengan regulasi yang lebih adaptif.
  • Memberikan jaminan kemudahan berusaha serta memperbanyak penyediaan fasilitas untuk belajar dan kerja bersama (coworking space) dan memfasilitasi akses pada internet di tempat-tempat umum.
  • Meningkatkan akses permodalan bagi wirausahawan baru dengan menggunakan model pembiayaan non-konvensional sehingga memudahkan wirausahawan baru yang tidak memiliki aset. 
Memfasilitasi perkembangan usaha rintisan dengan mengembangkan inkubator untuk mendampingi dan memfasilitasi, yang didukung oleh dunia usaha, BUMN, kampus, dan komunitas, maupun angel investor.
  • Mendorong berkembangnya market place yang berorientasi ekspor.
  1. Menguatkan Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan PerempuanPerempuan merupakan kunci keberhasilan negara dalam membumikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Oleh karena itu, kita harus terus mendorong perempuan Indonesia makin memiliki peran penting dalam ranah keluarga maupun publik. Sebagai Ibu bangsa, perempuan mendidik anak-anak sebagai penerus masa depan bangsa, memperbaiki mentalitas bangsa, menjaga moral keluarga, serta menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat.
  • Meningkatkan keterlibatan perempuan dalam politik, pemerintahan, dan pembangunan.
  • Menguatkan perencanaan dan penganggaran responsif gender.
  • Meningkatkan akses perempuan/ibu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan kesehatan reproduksi, terutama untuk menurunkan Angka Kematian Ibu.
  • Meningkatkan akses anak-anak perempuan untuk memperoleh pendidikan.
  • Memfasilitasi peran perempuan/ibu dalam penguatan ekonomi keluarga.
  • Memfasilitasi perempuan untuk mengakses teknologi, pembiayaan dan pendampingan inovasi, termasuk untuk merintis usaha dan menjadi wirausahawan.
  • Meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dari segala bentuk kekerasan dan tindakan diskriminatif.
  • 
Meningkatkan pelibatkan perempuan/ibu dalam menjaga tumbuh kembang anak serta pendidikan karakter dalam keluarga.
  1. Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing

Percepatan pembangunan infrastruktur dan reformasi struktural telah membuka jalan bagi terbangunnya fondasi struktur perekonomian yang lebih kuat dan berdaya saing. Dengan fondasi tersebut, pada periode kedua pemerintahan, kita akan teruskan dengan upaya membuat perekonomian menjadi lebih kokoh, produktif, mandiri, dan berdaya saing sehingga mampu membuka lebih banyak lagi lapangan kerja, menekan tingkat pengangguran terbuka, menurunkan tingkat kemiskinan dan mengurangi kesenjangan. Untuk itu, ada enam program aksi yang ditawarkan.

  • Memantapkan Penyelenggaraan Sistem Ekonomi Nasional yang Berlandaskan Pancasila
  • Meningkatkan Nilai Tambah dari Pemanfaatan Infrastruktur
  • Melanjutkan Revitalisasi Industri dan Infrastruktur Pendukungnya untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0.
  • Mengembangkan Sektor-Sektor Ekonomi Baru
  • Mempertajam Reformasi Struktural dan Fiskal
  • Mengembangkan Reformasi Ketenagakerjaan
  1. Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan
  • Redistribusi Aset demi Pembangunan Berkeadilan
  • Mengembangkan Produktivitas dan Daya Saing UMKM Koperasi
  • Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan
  • Mengembangkan Reformasi Sistem Jaminan Perlindungan Sosial
  • Melanjutkan Pemanfaatan Dana Desa untuk Pengurangan Kemiskinan dan Kesenjangan di Perdesaan
  • Mempercepat Penguatan Ekonomi Keluarga
  • Mengembangkan Potensi Ekonomi Daerah untuk Pemerataan Pembangunan Antarwilayah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *